Tampilkan postingan dengan label giok aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label giok aceh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Desember 2014

batu permata, batu mulia, batu giok, batu ginandong


Batu Permata, Batu Mulia, Batu Giok, Giok Aceh, Batu Ginandong

Para penggemar batu akik atau batu permata, terutama di daerah Jawa Tengah, mengenal dengan baik mana batu yang baik dan yang bukan. Ternyata salah satu daerah yang sangat terkenal dengan batu akiknya adalah Desa Ginandong. Desa ini masuk wilayah Kabupaten Kebumen sebelah utara. Memang Kabupaten Kebumen terkenal dengan batu-batuannya yang sangat kaya. Katanya terkaya di Asia Tenggara. Ini bukan sekadar isapan jempol. Di desa Karangsambung, Kecamatan Sadang, ada laboratorium geologi milik Institut Teknologi Bandung. Mahasiswa Geologi sering melakukan penelitian dan praktik kerja di daerah ini. 

Sepanjang aliran sungai Lukulo, sebagai bagian dari Kabupaten Kebumen bagian utara, juga kaya dengan batuannya. Banyak mahasiswa geologi ITB melakukan survey dan penelitian di lereng pinggir sungai ini. Mereka sering mengorek-orek tanah menggunakan sejenis palu bertanduk. 

Saya sendiri meskipun berasal dari salah satu desa di aliran sungai Lukulo tidak tahu kalau batu akik yang sangat terkenal berasal dari aliran sungai Lukulo yang membelah dan menjadi batas desa kami dengan desa timur sungai.  Saya baru kemudian teringat batu Ginandong setelah mendapat kiriman batu giok dari seorang kawan dari Aceh.


Batu Permata, Batu Mulia, Batu Giok, Giok Aceh, Batu Ginandong

Minggu, 14 Desember 2014

batu giok aceh, giok aceh, giok indogreen, giok solar green


batu giok aceh,
batu giok aceh,
 batu giok indogreen, 
batu giok solar green

memasarkan batu giok dari Aceh

Saudara dari Aceh yang sudah puluhan tahun tidak bertemu dengan saya, menawarkan kepada saya untuk memasarkan batu giok. Tawaran itu disampaikan melalui pesan singkat yang dikenal dengan istilah SMS, setelah saya bertemu sebentar di bandara Ngurah Rai. Memang pertemuan saya dan kawan dari Aceh tidak berlangsung lama. Hanya empat kali jepret foto memakai kamera di komputer tablet saya. Jepretan itu tentu untuk mengabadikan pertemuan saya dan kawan di pintu masuk keberangkatan domestik bandara Ngurah Rai Bali. 

Saya menerima paket kiriman pecontoh batu giok indogreen dua hari yang lalu. Dia juga menyuruh saya untuk mengetes keaslian batu giok itu yang dikenal dengan istilah jade dalam bahasa Inggris. Saat ini saya masih mencari informasi di mana ada tempat mengetes keaslian batu permata di Denpasar dan sekitarnya. Saya mencoba berkonsultasi dengan mbah google, tetapi rupanya belum ada info tempat tes batu permata dan tempat mengasah batu di Denpasar dan sekitarnya. Boleh jadi ada, hanya saja belum terpublikasikan di google.

Harapan saya kelas dapat memasarkan batu giok asli Aceh tersebut.

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (dalam bentuk bongkahan)

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (sudah diasah, dalam bentuk batu cincin)

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (dalam bentuk bongkahan)

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (sudah diasah, dalam bentuk batu cincin)

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (sudah diasah, dalam bentuk batu cincin)

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (sudah diasah, dalam bentuk batu cincin)

http://saudagar-indo.blogspot.com
batu giok indogreen (dalam bentuk bongkahan)


batu giok aceh,
batu giok aceh,
 batu giok indogreen, 
batu giok solar green